BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Wednesday, September 28, 2011

FATHER FORGETS

Ditulis Oleh seorang pakar motivasi terkenal yang lahir pada tahun 1888 : Dale Carnegie, insan istimewa berbakat besar dalam mendidik masyarakat Amerika tentang apa itu "Public Speaking". Dan dalam sebuah bukunya yang paling terkenal ada diselitkat sajak ini yang di petik oleh beliau dari sebuah majalah Readers Digest pada awal kurun ke- 19 dulu. "Father Forgets" kisah seorang ayah yang terlalu mengharap pada anak kecilnya..



Listen, son: I am saying this as you lie asleep, one little
paw crumpled under your cheek and the blond curls stickily
wet on your damp forehead. I have stolen into your room alone.
Just a few minutes ago, as I sat reading my paper in the
library, a stifling wave of remorse swept over me. Guiltily
I came to your bedside.

There are the things I was thinking, son: I had been cross
to you. I scolded you as you were dressing for school because
you gave your face merely a dab with a towel. I took you to
task for not cleaning your shoes. I called out angrily when
you threw some of your things on the floor.

At breakfast I found fault, too. You spilled things. You
gulped down your food. You put your elbows on the table. You
spread butter too thick on your bread. And as you started off
to play and I made for my train, you turned and waved a hand
and called, "Goodbye, Daddy!" and I frowned, and said in
reply, "Hold your shoulders back!"

Then it began all over again in the late afternoon. As I came
up the road I spied you, down on your knees, playing marbles.
There were holes in your stockings. I humiliated you before
your boyfriends by marching you ahead of me to the house.
Stockings were expensive-and if you had to buy them you would
be more careful! Imagine that, son, from a father!

Do you remember, later, when I was reading in the library, how
you came in timidly, with a sort of hurt look in your eyes?
When I glanced up over my paper, impatient at the interruption,
you hesitated at the door. "What is it you want?" I snapped.

You said nothing, but ran across in one tempestuous plunge,
and threw your arms around my neck and kissed me, and your
small arms tightened with an affection that God had set
blooming in your heart and which even neglect could not wither.
And then you were gone, pattering up the stairs.

Well, son, it was shortly afterwards that my paper slipped
from my hands and a terrible sickening fear came over me. What
has habit been doing to me? The habit of finding fault, of
reprimanding-this was my reward to you for being a boy. It
was not that I did not love you; it was that I expected too
much of youth. I was measuring you by the yardstick of my own
years.

And there was so much that was good and fine and true in your
character. The little heart of you was as big as the dawn
itself over the wide hills. This was shown by your spontaneous
impulse to rush in and kiss me good night. Nothing else matters
tonight, son. I have come to your bedside in the darkness, and
I have knelt there, ashamed!

It is feeble atonement; I know you would not understand these
things if I told them to you during your waking hours. But
tomorrow I will be a real daddy! I will chum with you, and suffer
when you suffer, and laugh when you laugh. I will bite my
tongue when impatient words come. I will keep saying as if it
were a ritual: "He is nothing but a boy-a little boy!"

I am afraid I have visualized you as a man. Yet as I see you
now, son, crumpled and weary in your cot, I see that you are
still a baby. Yesterday you were in your mother's arms, your
head on her shoulder. I have asked too much, too much.

Dia yang kukasih



Seorang ayah itu....
tiada yang lain yang akan digambarkan kecuali ketegasan,
mendidik dengan penuh sabar dan tekun
agar anak-anaknya mampu menjadi manusia terbilang kelak.

Seorang ayah itu....
amarahnya bukan sekadar marah,
tapi punya pengajaran yang baik,
supaya nanti anak-anaknya tidak mudah leka dengan dunia.

Seorang ayah itu,
hatinya sangat lembut kalau ditelusi...
lantaran dia adalah sang ayah,
yang menyayangi anakanda-anakandanya sedalamnya,
cuma kadang sayang itu kurang dipamerkan.

Seorang ayah itu,
wajahnya sentiasa senang dan tenang,
biar beribu beban tergalas,
kerana dia sang pemikir yang tajam.
anak dan isteri adalah anugerah dan amanah,
maka perlu dijaga sebaik mungkin,
bukan tempat membalas penat dan lelah...

Wahai tuhan yang maha mendengar,
berikan kesihatan yang baik kepada ayah,
dan kurniakan juga umur yang panjang untuknya,
agar kami anak-anaknya,
punya tempat bermanja dan mengadu kasih,
bile seisi dunia lelah melayan keletah kami...
ampunkan dosa-dosanya,
dan bahagiakan dia dunia dan akhirat....

* Sayangi mereka, kasihanilah mereka sementara mereka masih ada. Kelak kalau sudah tiada, penyesalan panjang sangat mungkin tidak berguna. Al-fatihah buat ayah kepada 3 orang adik juniorku di sekolah menengah dahulu. Adik2ku yang dikasihi, kuatkan hatimu! Allah itu maha rahsia perancangannya. Moga kalian diberi ganjaran pahala yang berlipat ganda atas kesabaran kalian. Allah loves u sis :)


Friday, September 23, 2011

...Fate...

Crashed! by the wave
thrown away by the wind
separated, saddened, enlightened

In the amazement of the world
which ended in loneliness
every step of foot
has been written by Him

Everything is moving
in His accordance
breath of life, love and everything
has been destiny to undergo
everything you wish ya rabbi

I obey, I submit
Only to you ya rabbi
has been destiny to undergo
everything you wish ya rabbi....

Whenever there is pain
try your best to smile
whenever there is laughter
try your best to be patience
because tears are non-everlasting
it will come and go
whenever life felt soar
could be that your heart is missing Him
because only with Him
heart indulge peace
peaceful mind and body

Has been destined to undergo
everything you wish ya rabbi
I obey, i submit, only to you ya rabbi

"Verily Islam began as a stranger and will return as a stranger-therefore give glad tidings to the strangers"







Thursday, September 22, 2011

Syair!



Banyak lebah mendatangi bunga yang kurang harum
karena banyaknya madu yang dimiliki bunga...

Tidak sedikit lebah meninggalkan bunga yang harum karena
sedikit madunya,

Banyak laki-laki tampan yang tertarik dan terpesona
oleh wanita yang kurang cantik karena memiliki hati yang cantik...

Dan tidak sedikit pula wanita cantik ditinggalkan
laki-laki kerana jelek hatinya

Karena kecantikan yang sejati bukanlah cantiknya wajah
tetapi cantik apa yang ada di dalam dada,

Maka percantikkanlah hatimu agar dicintai dan dirindukan oleh semua orang...

[ Bila Hati Rindu Menikah l Mas Udik Abdullah ]

Wednesday, August 10, 2011

Fasa ke-2 Ramadhan : Pengampunan



-Bila kita sangat memerlukan mereka-


Sahabat adalah keperluan jiwa, yang mesti dipenuhi.

Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih

dan kau tuai dengan penuh rasa terima kasih.


Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.

Kerana kau menghampirinya saat hati lupa

dan mencarinya saat jiwa mahu kedamaian.


Bila dia berbicara, mengungkapkan fikirannya,

kau tiada takut membisikkan kata “Tidak” di kalbumu sendiri,

pun tiada kau menyembunyikan kata “Ya”.


Dan bilamana dia diam,hatimu berhenti dari mendengar hatinya,

kerana tanpa ungkapan kata, dalam persahabatan, segala fikiran, hasrat,

dan keinginan dilahirkan bersama dan dikongsi,

dengan kegembiraan tiada terkirakan.


Di kala berpisah dengan sahabat, tiadalah kau berdukacita;

Kerana yang paling kau kasihi dalam dirinya,

mungkin kau nampak lebih jelas dalam ketiadaannya,

bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki,

nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.


Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali

saling memperkaya roh kejiwaan.

Kerana cinta yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya,

bukanlah cinta , tetapi sebuah jala yang ditebarkan:

hanya menangkap yang tiada diharapkan.


Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.

Jika dia harus tahu musim surutmu,

biarlah dia mengenali pula musim pasangmu.

Gerangan apa sahabat itu jika kau sentiasa mencarinya,

untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?


Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!

Kerana dialah yang bisa mengisi kekuranganmu,

bukan mengisi kekosonganmu.


Dan dalam manisnya persahabatan,

biarkanlah ada tawa ria dan berkongsi kegembiraan..

Kerana dalam titisan kecil embun pagi,

hati manusia menemui fajar dan ghairah segar kehidupan.

Wednesday, August 3, 2011

Bila Ramadhan menjelma....



Bila Ramadhan menjelma…..saya pasti terkenang saat2 berpuasa bersama mereka~


Cerita 1 :

A : Bestnyer ramadhan esok!!!

B : yeay!mlm nie p solat teraweh J , jom2! sape pun jgn nk ponteng yer. Kite p ramai-ramai mcm biase

C : okeh. Eh jadual masak xbuat lg..jap2 nk amek pensel dgn kertas. Meh semuaaa (jerit mcm biase) gtau korg punya jadual. Sape yg xde class petang, so dye masak. Pilihla sekali dengan sape korg senang nk masak. Yang xde class pagi plak, boleh pilih turn untuk masak sahur,ngeee. (arahan dari budak kecik yang memang kejenyer tukang buat jadual)

A,B,C,D,E,F,G : bising-bising pilih turn memasak

….Sesi pemilihan tamat…

C : Semua dh ade partner masing2 kan?klu ade mslh pape, korg pnd2 tukar sendiri la yer J . klu lupe tgk jadual kat tepi dinding.

G : Weh masak sedap-sedap tau?hehehe

D: Jap! Barang nk masak semua dah habis. Kene g beli lar….sape nk g nh?

A: meh kami p beli (mmg sll volunteer), B ampa tlg p pinjam motor sapa2. Kte merempit 2 org,cm besa..hehe

B : Kami no hal, mmg suka bab2 rempit nh, sat nk p cari motor. Kutip duit2! (sambil lari naik atas)Jangan senarai banyak sgt barang. Kami naik motor kapcai ja. Tak maula jd mcm hari tue….(terlampau byk sgt barang beli, sampai kat traffic light beras 5kg jatuh kat belakang..haha{gelak bantuan})malu xtau nk letak muka cerok mana.huhu

A: Betui!km lg malu duk bawak barang mcm untuk anak 10 org….

Malam-azan Isya’

E : Weh cepatla!azan nk abeh da pun. Bersiap ape tah lame sgt. Satgi ade org rebut tempat km sebelah kipas!duk belakang panas,huhu

F : kejap2 (dengan ayunyer) tudung xjumpe…

C : lor, cari tudung plak dah…pakai je telekung tu terus cm km nie.

F : korg pakai telekung terus ke?okey2 jap yer (dengan ayunyer lg)…

D : Sape nk bawak kunci? Lampu depan tak payah tutup tau

A : Kite bawak…

F : Dah siap!jommmmm

A,B,C,D,E,F,G jalan dengan cepatnyer sebab (nk rebut tempat depan sebelah kipas)takut xsempat jemaah sekali dgn imam.

Selesai teraweh….

E : Balik..balik…

C: japla, nk ambik kueh. Orang bagi free xkan nk tolak…kan G?

G : ceh, dye yang nk makan buh name org plak…eh tp klu byk amekla bwak balik rumah sikit,hehe. Boleh makan time study nnt…

A : sudah, sudah la tue..bwak balik pun bukannyer makan. Kang sampai rumah mata semua dah jd ikan sepat,hihi

E : Balikla jom. Sape lambat jalan sorg-sorg!bye!

A,B,C,D,F,G : cepat2 jalan keluar surau

Cerita 2 :


H : malam nie nk solat teraweh kat surau ker?

I : yelar..solat kat rumah tak rase feel,huhu….nie mesti takut sebab semalam kan?

Semalam : Taman perumahan yang kami duduki memang dah kena“black list” sebab ramai sangat budak-budak nakal, kes kecurian berlambak2, bukan kes curi biase tapi perompak akan bawak parang masuk terus dalam rumah dan biasenyer akan masuk rumah student. Almaklum konon2nyer student kaya(kaya la sangt). Semalam pi teraweh kena kacau dengan budak2 nakal. Ramai ooo budak2 nakal tue, naik motor ikut kami nk p solat pastu baling mercun, sape tak takut dah la semua perempuan. Tapi takut-takut pun still nk solat kat surau gak, xpenah sekali pun solat teraweh kat rumah sewa. Takut tapi degil,hehe. Tu time perjalanan pergi, bile balik amek jalan laen sebab xnak terserempak dengan budak2 tue. Tengok2 ikut jgk!(geram..geram…semua dah jalan dekat2,huhu). Budak-budak tue ikut dengan motor lagi sambil baling-baling mercun pastu gelak-gelak, ini memang menyeramkan!Time tu lebih kurang pukul 10. Orang Kelantan nie pulak jenis tidur awal. Ades! Sampai je kat lorong rumah, ape lagi xtunggu dah yang lain, pecutttttt!haha

J : tular, solat kat rumah xbest sgt, jom je lar..kite g awal pastu balik pun awal.

H : eh cube tny ade tak budak siswa yg rumah belakang2 sane nk p solat kat surau. Boleh kte follow dorg. Xlar takut sgt…

K : dorg naik basikal lar, xpun naik kereta. Confirm kite kene tinggal punya. Lg pun td ade dh orang anta hadis psl wanita nie xdiwajibkan pun solat kat masjid. Kalau keadaan merbahaya, better solat kat rumah jer…pesan siswa.

L : xpelar klu cmtu, kite g sndiri jer lar (wehla degil jgk!)

H : Gi je lar, insyaAllah xde pape kot (yang nie mmg keturunan besi berani)

Perjalanan pergi, Alhamdulillah selamat J….

Perjalanan pulang :

M : korang jalan cepat-cepat tau?pastu rapat-rapat.

Lain-lain : sembang-sembang sambil gelak2…

I : alamak!korg nmpk tak kat depan sane? Ade org laki lar. Dorg buat ape plak dh kat situuuu. Ish nie yang tak suke nh!

N : eh tu bukan ank m.cik tu ker?dorg sembang-sembang je kot…

K : bape org weh?

I : tige kot..weh kite jalan laju2 tau.

H : buat relax je larrr….

Semua dah jalan rapat-rapat~, sewaktu melintasi mereka(memang kene lintas dorg, klu tak tak sampai rumah T_T)

Lelaki 1: Hai Asm, boleh berkenalan?(sambil bangun dari duduk)

I, J,K,L,M, N kaki dah mula menapak laju, H jer selamba lagi. Jalan dengan gaya cool habis!

Lelaki 2 & 3 : pandang, gelak shj sambil tengok kawan dorg.

I, J,K,L,M, N : xde masa nk layan, kaki lagi laju melangkah, hati berdebar mcm nk pecah(takuttttt)

Lelaki 1: Menghampiri kami yang tengah takut bagai nk rak nh…

K & M selaku ratu jerit ape lg menjeritlar…

H : Ni awat nh? Nk apa?jangan kacau boleh tak?(tengking dekat Lelaki 1)

I, J,K,L,M, N : wooo, kagum arr. Berani betul H nie. Tak sia-sia ajak jd housemate,hehe

Lelaki 1 terus senyap! Alhmdulillah Berjaya balik rumah dengan jayanya~ :D



*Sedikit cerita dicoret di sini, moga kelak boleh di imbau kembali. Rindunya ramadhan bersama kalian. Bersahur, berjalan bersama menunaikan taraweh, berbuka bersama, pesat, outing dan banyak lagi. Moga Allah kira sebagai ibadah. Ukhwah yang sgt indah ketika itu. Kita saling bertolak ansur, gaduh dan bergurau adat dalam hidup bersama, tapi itulah yang menjadikan ukhwah kita indah…Ya Allah yang maha memiliki kasih sayang, kurniakan kasih sayangMu kepada kami hingga di syurga kelak kami bertemu kembali. Andai di dunia tak mampu lagi untuk terus menjalin ukhwah, tetapkan hati kami di atas HaqMu ini, jauhkan kami dari kefasikan dan kurniakan kami kesabaran dalam meniti mehnahMu, Ameeen

FATHER FORGETS

Ditulis Oleh seorang pakar motivasi terkenal yang lahir pada tahun 1888 : Dale Carnegie, insan istimewa berbakat besar dalam mendidik masyarakat Amerika tentang apa itu "Public Speaking". Dan dalam sebuah bukunya yang paling terkenal ada diselitkat sajak ini yang di petik oleh beliau dari sebuah majalah Readers Digest pada awal kurun ke- 19 dulu. "Father Forgets" kisah seorang ayah yang terlalu mengharap pada anak kecilnya..



Listen, son: I am saying this as you lie asleep, one little
paw crumpled under your cheek and the blond curls stickily
wet on your damp forehead. I have stolen into your room alone.
Just a few minutes ago, as I sat reading my paper in the
library, a stifling wave of remorse swept over me. Guiltily
I came to your bedside.

There are the things I was thinking, son: I had been cross
to you. I scolded you as you were dressing for school because
you gave your face merely a dab with a towel. I took you to
task for not cleaning your shoes. I called out angrily when
you threw some of your things on the floor.

At breakfast I found fault, too. You spilled things. You
gulped down your food. You put your elbows on the table. You
spread butter too thick on your bread. And as you started off
to play and I made for my train, you turned and waved a hand
and called, "Goodbye, Daddy!" and I frowned, and said in
reply, "Hold your shoulders back!"

Then it began all over again in the late afternoon. As I came
up the road I spied you, down on your knees, playing marbles.
There were holes in your stockings. I humiliated you before
your boyfriends by marching you ahead of me to the house.
Stockings were expensive-and if you had to buy them you would
be more careful! Imagine that, son, from a father!

Do you remember, later, when I was reading in the library, how
you came in timidly, with a sort of hurt look in your eyes?
When I glanced up over my paper, impatient at the interruption,
you hesitated at the door. "What is it you want?" I snapped.

You said nothing, but ran across in one tempestuous plunge,
and threw your arms around my neck and kissed me, and your
small arms tightened with an affection that God had set
blooming in your heart and which even neglect could not wither.
And then you were gone, pattering up the stairs.

Well, son, it was shortly afterwards that my paper slipped
from my hands and a terrible sickening fear came over me. What
has habit been doing to me? The habit of finding fault, of
reprimanding-this was my reward to you for being a boy. It
was not that I did not love you; it was that I expected too
much of youth. I was measuring you by the yardstick of my own
years.

And there was so much that was good and fine and true in your
character. The little heart of you was as big as the dawn
itself over the wide hills. This was shown by your spontaneous
impulse to rush in and kiss me good night. Nothing else matters
tonight, son. I have come to your bedside in the darkness, and
I have knelt there, ashamed!

It is feeble atonement; I know you would not understand these
things if I told them to you during your waking hours. But
tomorrow I will be a real daddy! I will chum with you, and suffer
when you suffer, and laugh when you laugh. I will bite my
tongue when impatient words come. I will keep saying as if it
were a ritual: "He is nothing but a boy-a little boy!"

I am afraid I have visualized you as a man. Yet as I see you
now, son, crumpled and weary in your cot, I see that you are
still a baby. Yesterday you were in your mother's arms, your
head on her shoulder. I have asked too much, too much.

Dia yang kukasih



Seorang ayah itu....
tiada yang lain yang akan digambarkan kecuali ketegasan,
mendidik dengan penuh sabar dan tekun
agar anak-anaknya mampu menjadi manusia terbilang kelak.

Seorang ayah itu....
amarahnya bukan sekadar marah,
tapi punya pengajaran yang baik,
supaya nanti anak-anaknya tidak mudah leka dengan dunia.

Seorang ayah itu,
hatinya sangat lembut kalau ditelusi...
lantaran dia adalah sang ayah,
yang menyayangi anakanda-anakandanya sedalamnya,
cuma kadang sayang itu kurang dipamerkan.

Seorang ayah itu,
wajahnya sentiasa senang dan tenang,
biar beribu beban tergalas,
kerana dia sang pemikir yang tajam.
anak dan isteri adalah anugerah dan amanah,
maka perlu dijaga sebaik mungkin,
bukan tempat membalas penat dan lelah...

Wahai tuhan yang maha mendengar,
berikan kesihatan yang baik kepada ayah,
dan kurniakan juga umur yang panjang untuknya,
agar kami anak-anaknya,
punya tempat bermanja dan mengadu kasih,
bile seisi dunia lelah melayan keletah kami...
ampunkan dosa-dosanya,
dan bahagiakan dia dunia dan akhirat....

* Sayangi mereka, kasihanilah mereka sementara mereka masih ada. Kelak kalau sudah tiada, penyesalan panjang sangat mungkin tidak berguna. Al-fatihah buat ayah kepada 3 orang adik juniorku di sekolah menengah dahulu. Adik2ku yang dikasihi, kuatkan hatimu! Allah itu maha rahsia perancangannya. Moga kalian diberi ganjaran pahala yang berlipat ganda atas kesabaran kalian. Allah loves u sis :)


...Fate...

Crashed! by the wave
thrown away by the wind
separated, saddened, enlightened

In the amazement of the world
which ended in loneliness
every step of foot
has been written by Him

Everything is moving
in His accordance
breath of life, love and everything
has been destiny to undergo
everything you wish ya rabbi

I obey, I submit
Only to you ya rabbi
has been destiny to undergo
everything you wish ya rabbi....

Whenever there is pain
try your best to smile
whenever there is laughter
try your best to be patience
because tears are non-everlasting
it will come and go
whenever life felt soar
could be that your heart is missing Him
because only with Him
heart indulge peace
peaceful mind and body

Has been destined to undergo
everything you wish ya rabbi
I obey, i submit, only to you ya rabbi

"Verily Islam began as a stranger and will return as a stranger-therefore give glad tidings to the strangers"







Syair!



Banyak lebah mendatangi bunga yang kurang harum
karena banyaknya madu yang dimiliki bunga...

Tidak sedikit lebah meninggalkan bunga yang harum karena
sedikit madunya,

Banyak laki-laki tampan yang tertarik dan terpesona
oleh wanita yang kurang cantik karena memiliki hati yang cantik...

Dan tidak sedikit pula wanita cantik ditinggalkan
laki-laki kerana jelek hatinya

Karena kecantikan yang sejati bukanlah cantiknya wajah
tetapi cantik apa yang ada di dalam dada,

Maka percantikkanlah hatimu agar dicintai dan dirindukan oleh semua orang...

[ Bila Hati Rindu Menikah l Mas Udik Abdullah ]

Fasa ke-2 Ramadhan : Pengampunan



-Bila kita sangat memerlukan mereka-


Sahabat adalah keperluan jiwa, yang mesti dipenuhi.

Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih

dan kau tuai dengan penuh rasa terima kasih.


Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.

Kerana kau menghampirinya saat hati lupa

dan mencarinya saat jiwa mahu kedamaian.


Bila dia berbicara, mengungkapkan fikirannya,

kau tiada takut membisikkan kata “Tidak” di kalbumu sendiri,

pun tiada kau menyembunyikan kata “Ya”.


Dan bilamana dia diam,hatimu berhenti dari mendengar hatinya,

kerana tanpa ungkapan kata, dalam persahabatan, segala fikiran, hasrat,

dan keinginan dilahirkan bersama dan dikongsi,

dengan kegembiraan tiada terkirakan.


Di kala berpisah dengan sahabat, tiadalah kau berdukacita;

Kerana yang paling kau kasihi dalam dirinya,

mungkin kau nampak lebih jelas dalam ketiadaannya,

bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki,

nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.


Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali

saling memperkaya roh kejiwaan.

Kerana cinta yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya,

bukanlah cinta , tetapi sebuah jala yang ditebarkan:

hanya menangkap yang tiada diharapkan.


Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.

Jika dia harus tahu musim surutmu,

biarlah dia mengenali pula musim pasangmu.

Gerangan apa sahabat itu jika kau sentiasa mencarinya,

untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?


Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!

Kerana dialah yang bisa mengisi kekuranganmu,

bukan mengisi kekosonganmu.


Dan dalam manisnya persahabatan,

biarkanlah ada tawa ria dan berkongsi kegembiraan..

Kerana dalam titisan kecil embun pagi,

hati manusia menemui fajar dan ghairah segar kehidupan.

Bila Ramadhan menjelma....



Bila Ramadhan menjelma…..saya pasti terkenang saat2 berpuasa bersama mereka~


Cerita 1 :

A : Bestnyer ramadhan esok!!!

B : yeay!mlm nie p solat teraweh J , jom2! sape pun jgn nk ponteng yer. Kite p ramai-ramai mcm biase

C : okeh. Eh jadual masak xbuat lg..jap2 nk amek pensel dgn kertas. Meh semuaaa (jerit mcm biase) gtau korg punya jadual. Sape yg xde class petang, so dye masak. Pilihla sekali dengan sape korg senang nk masak. Yang xde class pagi plak, boleh pilih turn untuk masak sahur,ngeee. (arahan dari budak kecik yang memang kejenyer tukang buat jadual)

A,B,C,D,E,F,G : bising-bising pilih turn memasak

….Sesi pemilihan tamat…

C : Semua dh ade partner masing2 kan?klu ade mslh pape, korg pnd2 tukar sendiri la yer J . klu lupe tgk jadual kat tepi dinding.

G : Weh masak sedap-sedap tau?hehehe

D: Jap! Barang nk masak semua dah habis. Kene g beli lar….sape nk g nh?

A: meh kami p beli (mmg sll volunteer), B ampa tlg p pinjam motor sapa2. Kte merempit 2 org,cm besa..hehe

B : Kami no hal, mmg suka bab2 rempit nh, sat nk p cari motor. Kutip duit2! (sambil lari naik atas)Jangan senarai banyak sgt barang. Kami naik motor kapcai ja. Tak maula jd mcm hari tue….(terlampau byk sgt barang beli, sampai kat traffic light beras 5kg jatuh kat belakang..haha{gelak bantuan})malu xtau nk letak muka cerok mana.huhu

A: Betui!km lg malu duk bawak barang mcm untuk anak 10 org….

Malam-azan Isya’

E : Weh cepatla!azan nk abeh da pun. Bersiap ape tah lame sgt. Satgi ade org rebut tempat km sebelah kipas!duk belakang panas,huhu

F : kejap2 (dengan ayunyer) tudung xjumpe…

C : lor, cari tudung plak dah…pakai je telekung tu terus cm km nie.

F : korg pakai telekung terus ke?okey2 jap yer (dengan ayunyer lg)…

D : Sape nk bawak kunci? Lampu depan tak payah tutup tau

A : Kite bawak…

F : Dah siap!jommmmm

A,B,C,D,E,F,G jalan dengan cepatnyer sebab (nk rebut tempat depan sebelah kipas)takut xsempat jemaah sekali dgn imam.

Selesai teraweh….

E : Balik..balik…

C: japla, nk ambik kueh. Orang bagi free xkan nk tolak…kan G?

G : ceh, dye yang nk makan buh name org plak…eh tp klu byk amekla bwak balik rumah sikit,hehe. Boleh makan time study nnt…

A : sudah, sudah la tue..bwak balik pun bukannyer makan. Kang sampai rumah mata semua dah jd ikan sepat,hihi

E : Balikla jom. Sape lambat jalan sorg-sorg!bye!

A,B,C,D,F,G : cepat2 jalan keluar surau

Cerita 2 :


H : malam nie nk solat teraweh kat surau ker?

I : yelar..solat kat rumah tak rase feel,huhu….nie mesti takut sebab semalam kan?

Semalam : Taman perumahan yang kami duduki memang dah kena“black list” sebab ramai sangat budak-budak nakal, kes kecurian berlambak2, bukan kes curi biase tapi perompak akan bawak parang masuk terus dalam rumah dan biasenyer akan masuk rumah student. Almaklum konon2nyer student kaya(kaya la sangt). Semalam pi teraweh kena kacau dengan budak2 nakal. Ramai ooo budak2 nakal tue, naik motor ikut kami nk p solat pastu baling mercun, sape tak takut dah la semua perempuan. Tapi takut-takut pun still nk solat kat surau gak, xpenah sekali pun solat teraweh kat rumah sewa. Takut tapi degil,hehe. Tu time perjalanan pergi, bile balik amek jalan laen sebab xnak terserempak dengan budak2 tue. Tengok2 ikut jgk!(geram..geram…semua dah jalan dekat2,huhu). Budak-budak tue ikut dengan motor lagi sambil baling-baling mercun pastu gelak-gelak, ini memang menyeramkan!Time tu lebih kurang pukul 10. Orang Kelantan nie pulak jenis tidur awal. Ades! Sampai je kat lorong rumah, ape lagi xtunggu dah yang lain, pecutttttt!haha

J : tular, solat kat rumah xbest sgt, jom je lar..kite g awal pastu balik pun awal.

H : eh cube tny ade tak budak siswa yg rumah belakang2 sane nk p solat kat surau. Boleh kte follow dorg. Xlar takut sgt…

K : dorg naik basikal lar, xpun naik kereta. Confirm kite kene tinggal punya. Lg pun td ade dh orang anta hadis psl wanita nie xdiwajibkan pun solat kat masjid. Kalau keadaan merbahaya, better solat kat rumah jer…pesan siswa.

L : xpelar klu cmtu, kite g sndiri jer lar (wehla degil jgk!)

H : Gi je lar, insyaAllah xde pape kot (yang nie mmg keturunan besi berani)

Perjalanan pergi, Alhamdulillah selamat J….

Perjalanan pulang :

M : korang jalan cepat-cepat tau?pastu rapat-rapat.

Lain-lain : sembang-sembang sambil gelak2…

I : alamak!korg nmpk tak kat depan sane? Ade org laki lar. Dorg buat ape plak dh kat situuuu. Ish nie yang tak suke nh!

N : eh tu bukan ank m.cik tu ker?dorg sembang-sembang je kot…

K : bape org weh?

I : tige kot..weh kite jalan laju2 tau.

H : buat relax je larrr….

Semua dah jalan rapat-rapat~, sewaktu melintasi mereka(memang kene lintas dorg, klu tak tak sampai rumah T_T)

Lelaki 1: Hai Asm, boleh berkenalan?(sambil bangun dari duduk)

I, J,K,L,M, N kaki dah mula menapak laju, H jer selamba lagi. Jalan dengan gaya cool habis!

Lelaki 2 & 3 : pandang, gelak shj sambil tengok kawan dorg.

I, J,K,L,M, N : xde masa nk layan, kaki lagi laju melangkah, hati berdebar mcm nk pecah(takuttttt)

Lelaki 1: Menghampiri kami yang tengah takut bagai nk rak nh…

K & M selaku ratu jerit ape lg menjeritlar…

H : Ni awat nh? Nk apa?jangan kacau boleh tak?(tengking dekat Lelaki 1)

I, J,K,L,M, N : wooo, kagum arr. Berani betul H nie. Tak sia-sia ajak jd housemate,hehe

Lelaki 1 terus senyap! Alhmdulillah Berjaya balik rumah dengan jayanya~ :D



*Sedikit cerita dicoret di sini, moga kelak boleh di imbau kembali. Rindunya ramadhan bersama kalian. Bersahur, berjalan bersama menunaikan taraweh, berbuka bersama, pesat, outing dan banyak lagi. Moga Allah kira sebagai ibadah. Ukhwah yang sgt indah ketika itu. Kita saling bertolak ansur, gaduh dan bergurau adat dalam hidup bersama, tapi itulah yang menjadikan ukhwah kita indah…Ya Allah yang maha memiliki kasih sayang, kurniakan kasih sayangMu kepada kami hingga di syurga kelak kami bertemu kembali. Andai di dunia tak mampu lagi untuk terus menjalin ukhwah, tetapkan hati kami di atas HaqMu ini, jauhkan kami dari kefasikan dan kurniakan kami kesabaran dalam meniti mehnahMu, Ameeen